PLTS Atap Rumah

PLTS ATAP

PLTS Atap (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) atap adalah sistem panel surya yang mengubah sinar matahari menjadi energi listrik menggunakan modul fotovoltaik dengan memanfaatkan Lokasi panel surya pada atap bangunan atau gedung.

Dengan memanfaatkan atap bangunan sebagai lokasi pemasangan, PLTS Atap memberikan peluang unik untuk menghasilkan energi tanpa memerlukan lahan tambahan. Sehingga mengurangi biaya kontruksi untuk kedudukan dan support modul panel surya.

Indonesia memiliki potensi energi surya yang luar biasa besar, dengan kapasitas nasional yang mencapai 3.200 GW, meskipun hanya sekitar 200 MW yang telah dimanfaatkan untuk proyek PLTS baru. 

Berdasarkan informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengindikasikan pertumbuhan yang signifikan dalam pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Indonesia, mencapai peningkatan sekitar 26% tiap tahun. 

Dengan jumlah pelanggan yang mengalami peningkatan dari 5.926 menjadi 7.472. Dari jumlah pelanggan tersebut, sebanyak 2.692 rumah tangga yang menggunakan PLTS Atap berlokasi di Jawa Barat, Jakarta dan Banten.

Keuntungan Menggunakan PLTS dibagian Atap Rumah atau Gedung

  • Hemat Ruang: Dengan menggunakan atap rumah atau bangunan untuk panel surya akan menghemat pemakaian ruang apalagi untuk daerah urban dan berkembang dimana lahan sangat terbatas.
  • Ketahanan Energi: PLTS Atap dapat menjadi sumber energi listrik pengganti, ketika ada gangguan dari aliran listrik dari PLN, sehingga listrik dirumah tetap menyala.
  • Estetika Rumah & Bangunan: Selain menjadi sumber energi, tampilan panel surya diatap rumah atau gedung akan memperindah tampinan bangunan, menambah daya tarik visual menciptakan tampilan modern dan berkelanjutan.
  • Maksimal Serap Energi Matahari: Posisi panel diatap rumah sangat baik dalam menyerap energi matahari secara maksimal, karena tidak terhalang oleh benda atau bangunan lainya. Sehingga cahaya matahari dari terserap dengan maksimal dan lebih efisien menghasilkan energi Listrik.
  • Dampak Ekonomi: PLTS atap dapat menjadi investasi yang cerdas, melalui pengurangan biaya tagihan listrik. PLTS atap dapat berkontribusi secara positif terhadap aspek ekonomi dalam jangka panjang
  • Mengurangi Emisi Karbon: Dengan penggunaan PLTS Atap kita berkontribusi dalam mengurangi karbon, memaksimalkan energi hijau baru terbarukan dan melestarikan lingkungan

Jenis dan Cara Kerja PLTS Atap

  • On-Grid: Sistem yang terhubung langsung dengan jaringan PLN. Jika panel memproduksi listrik berlebih, kelebihan tersebut dapat dialirkan ke jaringan PLN dan menjadi kompensasi (ekspor-impor listrik).
  • Off-Grid: Sistem mandiri yang menggunakan baterai untuk menyimpan energi tanpa terhubung ke PLN, cocok untuk area terpencil.
  • Hybrid: Kombinasi on-grid dan off-grid yang terhubung ke jaringan PLN serta dilengkapi baterai sebagai cadangan saat listrik padam.

Ketahui juga 5 komponen penting penyusun PLTS Atap selain panel surya:

Komponen2 apa saja yang dibutuhkan untuk pemasangan PLTS Atap:

  1. Modul Surya: Mengubah cahaya matahari menjadi arus listrik searah (DC).
  2. Inverter: Mengubah arus listrik searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) agar bisa digunakan oleh peralatan elektronik rumah tangga.
  3. Mounting / Rangka: Struktur penyangga yang dipasang di atap agar panel surya aman dan posisinya optimal.
  4. Kabel dan Meteran: Menghubungkan komponen dan mencatat total energi yang dihasilkan dan digunakan.

Kebutuhan kWP/kWH PLTS Atap:

Hitung kasarnya: 1 kWp untuk menghasilkan 3,3-3,8 kWh/hari di Indonesia.

Tagihan/bulanDaya PLNSistem PLTSPanel 550WpHasil/hariHemat/bulanBiaya Pasang
Rp300-500rb900-1300VA1-2 kWp2-4 panel3,5-7 kWhRp150-300rbRp18-28 juta
Rp600rb-1jt2200VA3-4 kWp6-8 panel10-14 kWhRp400-600rbRp35-55 juta
Rp1-2jt3500-4400VA5-7 kWp10-13 panel17-25 kWhRp700rb-1,1jtRp65-90 juta
Rp2jt5500VA+8-10 kWp15-18 panel28-35 kWhRp1,2-1,8jtRp100-140 juta

Luas atap: 1 panel 550Wp = 2,3m x 1,1m = 2,5m². Jadi 4kWp butuh 8 panel = 20m²

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *